Inisiator Tunda Interpelasi, HMI: Kami Menduga Beraslah Awal Mulanya

Serang, Liputanbanten.co.id – Adanya penundaan hak interpelasi yang dilakukang anggota DPRD Banten dari Fraksi PDIP sebagai inisiator usulan interpelasi tentang pemindahan rekening kas umum daerah (RKUD) dari Bank Banten ke BJB terhadap Gubernur Banten mendapat respon dari kalangan mahasiswa.

Menurut Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Serang Faisal Dudayef Payumi Padma di duga penundaan hak interpelasi disebabkan adanya jatah beras yang diperuntukan untuk seluruh anggota Dewan Provinsi Banten agar di salurkan ke masyarakat. Beras tersebut berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) bjb.

“Kami melihat, bukan soal langkah Pak Gubernur akan menyehatkan Bank Banten. Tapi, kami menduga ada sesuatu yang menjadikan para inisiator pengusul interpelasi menunda jadwal paripurnanya, ya mungkin beraslah penyebabnya,” kata Fasisal dalam keterangannya keada liputanbanten.co.id, Minggu (21/6/2020).

Lanjut Faisal, dirinya mengaku akan konsisten mengawal persoalaan merger dan pemindahan RKUD sampai tuntas, karena menurutnya langkah penyehatan bank banten dilakukan setelah terjadi kegaduhan dan menimbulkan tanda tanya besar. “Kami Konsisten akan terus mengawal persoalan ini sampai tuntas. Karena memang, langkah penyehatan bank Banten dilakukan, setelah terjadi kegaduhan di tengah pandemi,” Lanjutnya.

“Kebijakan sekelas Gubernur Banten, terkesan coba-coba. Ada apa inih?” sambungnya.

Dirinya juga mengaku kecewa dengan kinerja anggota dewan yang menunda interpelasi, dirinya berharap dengan menggunakan hak interpelasi seharusnya kegaduhan merger dan pemindahan RKUD dapat berjalan sehingga masyarakat akan tahu secara terang berderang.

“Kami kecewa terhadap kinerja DPRD yang memoratorium interpelasi. Seharusnya proses penyehatan dilakukan. Interpelasi tetap berjalan. Biar publik (masyarakat) terang benderang,” Jelasnya.

“Karena transparansi pengelolaan pemerintahan tertuang dalam misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.” tutupnya. (Lb/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here