Dinilai Tak Tegas Berantas Penyakit Masyarakat, DPRD Tunggu Perwal

Ilustrasi tempat hiburan (Penyakit masyarakat).

Serang, Liputanbanten.co.id – DPRD Kota Serang tidak terima dengan adanya tudingan mandul atas peraturan daerah (Perda) nomor 2 tahun 2010 tentang pencegahan, pemberantasan dan penanggulangan penyakit masyarakat. Karena pihak DPRD sendiri tengah menunggu Peraturan Walikota (Perwal) mengenai tempat hiburan.

Wakil Ketua Komisi I Uhen Zuhaeni mengatakan, dengan adanya Perwal akan memperkuat peraturan di daerah yang sudah ada.

Menurut Uhen, masih banyaknya tempat hiburan di Kota Serang karena Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tidak tegas dalam menanganinya.  Bahkan hotel dan restoran yang mempermainkan izin usaha tidak diberikan tindakan apapun. “Ini semua karena tidak adanya Perwal, makanya Pak Walikota Serang Tb Haerul Jaman melalui badan hukum Pemkot Serang segera membuat Perwal agar intansi terkait seperti, Satpol PP dan Polres bisa menutup tempat hiburan yang mempermainkan izin,” kata Uhen, kemarin.

Perwal, kata dia, seharusnya sudah muncul satu satuh setelah Perda Pekat itu ada. “Supaya tidak ada lagi pengusaha yang berani memainkan izin usaha dengan seenaknya, dan bisa diberikan tindakan tegas. Tapi ini mah berlarut-larut hingga 7 tahun, dan DPRD lah yang menjadi bersalah,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Serang mandul dalam menegakkan Perda nomor 2 tahun 2010 tentang pencegahan, pemberantasan dan penanggulangan penyakit masyarakat di Kota Serang.

Baca Juga: Perda Tentang Pemberantasan Penyakit Masyarakat Dinilai Mandul

Ketua Laskar Umat Islam Banten (LUIB), Enting mengatakan, penegakkan Perda Pekat tidak dilakukan secara tegas, sehingga menyebabkan sejauh ini masih banyak tempat hiburan yang tidak sesuai izin. (Lb/Herlin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here