Gelar Dialog Publik, Mahasiswa Desak KPK Usut Kasus TPPU Atut Dan TCW

Serang, Liputanbanten.co.id – Gelar dialog publik Mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Soedirman 30 (KMS30) mendesak Komisi Pemberantaskan Korupsi (KPK) untuk mengusut Tuntas Kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)yang menyeret mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiah, acara digelardi Kampus Universitas Islam Negri Sultan Maulana Hasanudin Banten, Kota Serang, Senin (21/5) kemarin.

Mahasiswa menilai KPK terbilang mandul dalam mennindaklanjuti Kasus TPPU yang menyeret Atut Chosiah dan adiknya Tubagus Chairi Whardana alias TCW dalam kasus suap pilkada lebak 2013 yang melibatkan ketua MK Akil Mochtar serta kasus korupsi pengadaan alat kesehatan(Alkes).

“Kami kira KPK terlihat lamban menangani kasus korupsi yang terjadi di Banten. Terkhusus kasus Korupsi Yang menyeret keluarga dinasti Banten Atut dan TCW” ucap Koordinator KMS30 Faqih Helmi saat sambutan diacara tersebut

Faqih mejelaskan, Dirinya mendesak kepada KPK agar segera mungkin mennindaklanjuti kasus TPPU tersebht. Karena beberapa pejabat di Pemprov Banten ikut terlibat dalam menikmati gratifikasi dari TCW dan Atut

“gratifikasi yang di terima oleh pejabat Banten dari TCW belum di usut tuntas padahal gratifikasi itu adalah salah satu kategori yang dinamakan korupsi menurut Undang-undang” jelas Faqih.

Diketahui, dalam acara tersebut turut hadiri Ade Irawan (ICW), Oman Abdurohman (Mata Banten) sebagai pembicara dan tamu undangan lintas Organisasi Mahasiswa se-kota Serang. (Lb/Ar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here