Hasil Timsel KPU Lebak Dibatalkan, Akademisi: Jangan Ganggu Keputusan KPU RI

Ketua KPU Banten Wahyul Furqon

Lebak, Liputanbanten.co.id – KPU RI membatalkan hasil uji kelayakan dan kepatutan Calon Komisioner KPU Lebak yang dilakukan KPU Banten.

Informasi yang dihimpun, KPU RI direncanakan menggelar uji kelayakan dan kepatutan pada Kamis (24/1/2019).

Kabar tersebut dibenarkan Ketua KPU Banten Wahyul Furqon. “Akan dilakukan uji kelayakan dan kepatutan ulang oleh KPU RI,” ujar Wahyul, Rabu (23/1/2019).

Disebutkan Wahyul, nama –nama yang masuk untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan ulang oleh KPU RI yakni, Ace sumiarsa ALi, Agus Sugama, Endang Mahdar, Ahmad Saparudin, Encep Supriatna, Haer Bustomi, Ni’matullah, Apipi, dan Lita Rosita.

Ditegaskan Wahyul, KPU RI membatalkan pelaksanaan uji kelayakan yang telah dilaksanakan pada 3 Januari 2019.

Wahyul berharap, KPU RI segera menetapkan Komisiner KPU Lebak mengingat waktu pelaksanan Pemilu yang semakin mendekat.

“Harapan kita semoga cepat ada komisioner baru KPU Lebak karena tahapan pemilihan semakin dekat 17 April 2019,” katanya.

Polemik Seleksi KPU Kabupaten Lebak itu pun mengundang komentar Akademisi STISIP Setia Budhi Harits Hijrah Wicaksana.

Kata Harits, pada intinya semua berharap pelaksaan pemilu 2019 lebih demokratis, berintegritas, beradab, dan berjalan dengan baik secara prosedural maupun substansial.

Dengan demikian, KPU RI diminta untuk bertindak cepat dalam menyelesaikan polemik Seleksi Komisioner KPU Lebak.

“Sebab, proses pelaksanaan pemilu dan pilpres sudah berjalan. Hal ini jika tidak segera diselesaikan, dikhawatirkan akan mengganggu jalannya proses pemilu dan pilpres,” kata Harits.

Selain itu, Harits juga menyarankan semua pihak untuk tidak menggangu keputusan KPU RI yang membatalkan hasil timsel.

“Pihak-pihak lain disarankan tidak memancing di air keruh atas terjadinya pembatalan ini oleh KPU RI,” harapnya.

Harits meminta, semua mendukung langkah-langkah yang diambil KPU RI dengan harapan persoalan KPU Lebak segera selesai.

“KPU RI dapat menyelesaikannya dan segera memutuskan, menetapkan, dan mengangkat komisioner KPU Kab Lebak dalam waktu yang cepat dan tepat,” katanya.

Harits juga menyoroti soal proses seleksi yang dilakukan Timsel KPU Lebak. Ia beraharap persoalannya bisa dituntaskan.

“Hal lain yg harus dilihat yaitu terkait proses yang dilakukan oleh tim pansel KPU Kabupaten Lebak. Jika disinyalir terdapat kesalahan atau maladministratif perlu hal ini di perbaiki melalu mekanisme yg sudah diatur. Dan jika terjadi pelanggaran maka perlu diambil tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya. (Lb/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here