Kemenag: MA Harus Respon Perubahan Zaman

Halal Bihalal PB Matlaul Anwar di Pandeglang. @Liputanbanten

Serang, Liputanbanten.co.id – Mathla’ul Anwar harus mengikuti arus perubahan zaman. Hal tersebut diungkapkan Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI Agus Sholeh saat memberikan tausiyah halal bihalal di Kompleks Perguruan Mathla’ul Anwar Pusat Menes, Pandeglang.

“Jika kedepan di Banten banyak dibangun infrastruktur, maka pendidikan MA harus menyesuaikan misalnya dengan menciptakan tenaga-tenaga yang diperlukan bagi kebutuhan pembangunan tersebu” ungkap Agus

Agus juga mencontohkan jika ada kecenderungan masyarakat menyukai musik, maka MA dapat membuka jurusan musik Islam. “Intinya adalah bagaimana agar MA mampu merespon perubahan dan tantangan, serta kebutuhan setiap generasi selalu berubah” ujarnya

Ia pun memaparkan, tantangan generasi terdahulu berbeda dengan saat ini. “Salah satunya harus merumuskan apa respon yang dilakukan pada perubahan tersebut agar MA senantiasa diperlukan oleh masyarakat” paparnya

Ketua Umum PBMA KH Ahmad Sadeli Karim mengatakan. “Halal bihalal dengan tema “Konsolidasi MA dalam Peningkatan Peran Pendidikan di Kancah Nasional” ini juga sekaligus memberikan penghargaan kepada para tokoh terdahulu yang berjasa mengembangkan MA di berbagai daerah.” Kata KH Sadeli Karim dalam sambutannya

Pantauan dilapangan, Acara halal bihalal dihadiri ribuan warga Mathla’ul Anwar dari sekitar Provinsi Banten, serta pemberian penghargaan kepada alm. KH Muhamad Yonan, yang berjasa mengembangkan MA di kawasan Kabupaten Lebak dan sekitarnya. Penghargaan berupa piagam dan uang diterima oleh cucu KH Yonan yaitu Asep Saefudin Jahar yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakuktas Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (Lb/Ar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here