Kabupaten Serang Belum Punya Gedung Shelter

Ilustrasi

Serang, Liputanbanten.co.id – Beberapa titik di wilayah Kabupaten Serang berpotensi dilanda bencan tsunami khususnya di wilayah bibir pantai. Hal tersebut membuat Sekertaris BPBD Kabupaten Serang Tb Maftuhi merekomendasikan kepada pemda untuk membangun gedung shelter untuk evakusi masyarakat apabila bencana tersebut datang.

“Kita belum punya salter untuk evakusi terjadinya tusnami. Dan berharap bisa segera di Bangun,” kata Tb Maftuhi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selular, Serang, Senin (25/11/2019).

Menurutnya, pembangunan gedung shelter tersebut merupakan hal yang urgen. Karena tempat tersebut menjadi titik evaluasi ketika bencana tersebut datang. Apalagi, Kabupaten Serang sudah terkena dampak tusnami selat sunda pada tahun lalu.

“Waktu tsunami selat sunda beberapa wilayah Kabupaten Serang terkena dampak tsunami. Sebelum kejadian itu terulang saya berharap pemerintah dengan segera membangun gedung shelter agar masyarakat mudah mengevakuasi diri,” tutupnya.

Diketahui, 22 Desember 2018, peristiwa tsunami yang disebabkan letusan Anak Krakatau di Selat Sunda menghantam daerah pesisir Banten dan Lampung, Indonesia. Sedikitnya 426 orang tewas dan 7.202 terluka dan 23 orang hilang akibat peristiwa.(Lb/Ar/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here