Iti Sambut Tradisi Seba Baduy Jadi Pariwisata Unggulan Lebak

Bupati Lebak terima Seba BAduy di Pendopo Bupati. (Foto: Istimewa)

Lebak, liputanbanten.co.id – Semangat Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, ingin agar tradisi Seba Baduy jadi atraksi pariwisata unggulan daerahnya. Tradisi ini memang jadi ciri khas di daerah Banten Selatan.

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya ingin agar keberaadaan masyarakat adat Baduy menjadi sektor unggulan khususnya di daerah Lebak. Apalagi, setiap tahun ada tradisi Seba Baduy dan Seren Taun yang merupakan ciri khas di kawasan Banten Selatan.

Untuk Seba tahun ini, Iti mengatakan masuk ke tradisi Seba Gede. Peserta dari Baduy dari pedalaman hutan Kanekes berjumlah kurang lebih 2000 orang. Dengan adanya tradisi ini, Iti juga ingin Seba menjadi daya tarik wisatawan datang ke Lebak.

“Seba sebagai pintu masuk mendorong pariwisata di Lebak. Kita targetkan di 2017 untuk kunjungan sebanyak 500 ribu orang. Mempromosikan dan masyrakat Lebak tahu kita memiliki suku Baduy untuk kita lestarikan dan jaga,” kata Iti Octavia kepada wartawan di Pendopo Bupati Lebak, Rangkasbitung, Jumat (28/4/2017).

Lewat Seba, beberapa daerah yang ada di Banten menurut Iti juga akan mendapatkan keuntungan. Daya tarik Seba yang mendatangi dua daerah Pandeglang dan Serang dapat menjadi asset untuk menarik wisatawan datang menyimak bagaimana perjalanan ratusan kilometer itu berlangsung.

“Dampaknya luar biasa untuk Banten, maka dari itu ini jadi aset kita bersama,” ucapnya.

Untuk mendukung itu, Iti menjanjikan setiap tahun nanti akan diadakan Festival Baduy. Pada 2016 lalu, festival ini menjadi daya tarik wisatwan untuk mengetahui lebih dalam soal suku yang sering disebut Orang Kanekes. Apalagi, pada festival tahun lalu ada sekitar 12 ribuan wisatawan yang datang dan ingin mengenal Baduy. (dtk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here