Gubernur Banten dan Bupati Serang Bahas Persoalan Wisata

Serang, Liputanbanten.co.id – Gubernur Banten Wahidin Halim bersama Bupati Serang dialog bersama puluhan pengusaha pariwisata di Provinisi Banten di Hotel Aston Anyer, Senin (29/11) malam tadi.

Dialog tersebut mengangkat tema peluang dan tantangan membangun pariwisata Anyer – Carita yang diselenggarakan Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Serang Ratu Tatu Cahasanah mengapresiasi acara yang dibuat Dispar Provinsi Banten. Karena baginya, persoalan pariwisata diselesaikan oleh seluruh unsur mulai masyarakat, pelaku usaha dan pemegang kebijakan untuk mencari solusi bersama agar pariwisata bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat lokal maupun nasional.

“Kesempatan ini ditunggu oleh kita untuk menyelesaikan persoalan di pariwisata di Kabupaten Serang sehingga ini menjadi kesempatan emas bagi kita untuk mencari solusi bersama menjadikan Banten memiliki daya tarik wisatawan,” katanya.

Ia juga mengatakan, lokasi wisata seharusnya kebersihan diutamakan dan menjadi koreksi bersama ketika ada tempat wisata yang kurang bersih karena wisatawan juga akan nyaman jika tempat wisata tersebut bersih.

“Kita sudah mendelegasikan persoalan sampah di Anyer menjadi tanggung jawab masing-masing Kecamatan sehingga akan terkontrol secara detile ketika ada sampah dilingkungan tersebut,” imbuhnya.

Tatu juga menambahkan, tahun 2018 Pemkab Serang menyediakan kontener yang akan di fokuskan kepada 27 Kecamatan termasuk Anyer-Cinangka menjadi prioritas dan menyediakan pengelola sampah sementara.

“Pihak hotel harus bisa kelola secara mandiri sehingga meringankan pekerjaan pemerintah untuk mengundang wisatawan ke Banten dan masyarakat seharusnya terbiasa menerima tamu dengan kebiasaan hidup bersih di masing-masing lingkungannya,” katanya.

Sementara itu, Wahidin Halim mengajak masyarakat mebuat kelompok yang berfungsi untuk melakukan peneguran jika ada pengelola wisata tidak menyediakan fasilitas tempat sampah dan kelompok tersebut bisa bekerjasama dengan pemerintah setempat untuk pengawasannya.

“Kita akan bantu nanti jika memang ada kelompok yang support kemajuan wisata di Banten. Bila perlu pihak Hotel juga menyediakan motor bak yang dikhususkan untuk mengangkut sampah di masing-masing wilayahnya,” ujarnya.

Pelaku usaha pariwisata Ade Ervin menuturkan, Suksesnya tempat wisata ketika wisawatan yang berkunjung dengan aman dan menceritakan keindahan wisata kepada anak saudaranya.

“Jika sudah ada yang bercerita kepada keluarga dan temannya setelah mengunjungi wisata tersebut berarti tempat itu sudah sukses dan layak untuk dikunjungi wisatawan lainnya,” ungkapnya (Lb/Yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here